MATERI BATERAI KELAS 10
BATERAI ,AKI, (ACCU)
adalah sebuah sel listrik dimana di dalamnya berlangsung proses elektrokimia yang reversibel (dapat berbalikan) dengan efisiensinya yang tinggi. Yang dimaksud dengan proses elektrokimia reversibel, adalah di dalam baterai dapat berlangsung proses pengubahan kimia menjadi tenaga listrik (proses pengosongan), dan sebaliknya dari tenaga listrik menjadi tenaga kimia, pengisian kembali dengan cara regenerasi dari elektroda-elektroda yang dipakai, yaitu dengan melewatkan arus listrik dalam arah (polaritas) yang berlawanan di dalam sel.Baterai atau aki pada mobil berfungsi untuk menyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia, yang akan digunakan untuk mensuplai (menyediakan) listik ke sistem starter, sistem pengapian, lampu-lampu dan komponen komponen kelistrikan lainnya.
Fungsi baterai
Untuk memberikan tenaga listrik yang cukup untuk :
- Menghidupkan mobil (starter)
- Melayani sistem pengapian
- Melayani penerangan dan
- Kebutuhan lainnya
TIPE BATERAI
baterai memiliki 2 tipe atau dua macam baterai yaitu baterai kering (VRLA) dan juga baterai basah simak keterangan di bawah ini1. Baterai kering
sebenarnya penyebutan baterai kering sesungguhnya tidak 100% benar nama yang tepat ialah VRLA (Valve Regulated Lead Acid ) perbedaannya hanya pada elektrolit , sebenarnya baterai kering juga memiliki air elektrolit hanya berwujud jel dan tidak berwujud air seperti yang terdapat pada beterai basah dan juga pada penguapan elektrolitnya , pada baterai basah cenderung lebih tinggi penguapannya ,makanya perlu pengecekan teratur pada volume (tingkat) elektrolitnya, sedangkan baterai kering (VRLA) memiliki tingkat penguapan yang sangat rendah itu sebabnya tidak perlu pengecekan ketinggian elektrolit![]() | ||||
| Baterai kering |
2. Baterai basah
Baterai basah adalah baterai atau aki yang paling banyak digunakan pada kendaraan hingga saat ini. Aki ini berisi air accu (cairan asam belerang / sulfuric acid).Elektrolit baterai merupakan campuran antara air suling (H2O) dengan asam sulfat (SO4), komposisi campuran adalah 64 % H2O dan dan 36 % SO4. Dari campuran tersebut diperoleh elektrolit baterai dengan berat jenis 1,270.
| |
| Baterai basah |
kontruksi dan bagian-bagian baterai
- Kotak baterai berfungsi sebagai penampung dan pelindung bagi semua komponen baterai yang ada di dalamnya seperti sel, penghubng sel, pemisah sel, plat baterai dan lain-lain. Selain itu juga kotak baterai berfungsi sebagai ruang endapan-endapan baterai pada bagian bawah. Bahan kotak baterai ini biasanya transparan untuk mempermudah pemeriksaan jumlah atau tinggi elektrolit baterai.
- Tutup baterai, sesuai dengan namanya bagian ini berfungsi sebagai tutup bagiana atas baterai, tempat dudukan terminal-terminal baterai, lubang ventilasi.
- Plat baterai. Terdapat dua buah plat, plat positif dan plat negatif. Kedua plat tersebut mempunyai grid yang terbuat dari antimoni dan paduan timah. Bahan pembuat Plat positif adalah bahan antimoni yang dilapisi dengan lapisan aktif oksida timah (lead dioxide, PbO2) yang berwarna coklat dan plat negatif terbuat dari sponge lead (Pb) yang berwarna abu-abu. Salah satu yang mempengaruhi kemampuan baterai dalam mengalirkan arus adalah jumlah dan ukuran plat. Semakin besar atau banyak platnya maka semakin besar pula arus yang dihasilkan.
- Separator atau penyekat, separator ini ditempatkan di antara plat positif dan plat negatif. Penyekat atau separator ini berpori-pori supaya memungkinkan larutan elektrolit melewatinya. Bagian ini juga berfungsi untuk mencegah hubungan singkat antar plat.
- Sel. Satu unit plat positif dan plat negatif yang dibatasi oleh penyekat di antara kedua plat posotif dan negatif disebut dengan sel atau elemen. Sel-sel baterai dihubungkan secara seri satu dengan lainnya, sehingga jumlah sel baterai akan menentukan besarnya tegangan baterai yang dihasilkan. Satu buah sel di dalam baterai menghasilkan tegangan kira-kira sebesar 2,1 volt, sehingga untuk baterai yang jumlah selnya 6 menghasilkan total teganya sekitar 12,6 Volt.
- Penghubung sel (cell connector) merupakan plat logam yang dihubungkan dengan plat-plat baterai. Ada dua buah plat penghubung pada setiap sel yaitu untuk plat positif dan plat negatif. Penghubung sel pada plat positif dan negatif disambungkan secara seri untuk semua sel.
- Pemisah sel (cell partition). Bagian ini merupakan bagian dari kotak baterai yang memisahkan tiap sel.
- Terminal baterai. Secara umum ada dua buah terminal pada baterai, yaitu terminal positif dan terminal negatif. Terminal ini terletak pada bagian atas dari aki.
- Tutup ventilasi. Komponen ini terdapat pada baterai jenis
basah yang berfungsi sebagai tutup lubang yang digunakan untuk menambah
atau memeriksa air baterai. Pada tutup ini terdapat lubang ventilasi
berfungsi untuk membuang gas hidrogen yang dihasilkan saat terjadi
proses

Tutup Ventilasi - Larutan elektrolit, yaitu cairan pada baterai merupakan campuran
antara asam sulfat (H2SO4) dan air (H2O). Secara kimia, campuran
tersebut bereaksi dengan bahan aktif pada plat baterai untuk
menghasilkan listrik. Baterai yang terisi penuh mempunyai kadar 36% asam
sulfat dan 64% air. Larutan elektrolit mempunyai berat jenis (specific
gravity) 1,270 pada 200C (680F) saat baterai terisi penuh. Berat jenis
merupakan perbandingan antara massa cairan pada volume tertentu dengan
massa air pada volume yang sama. Makin tinggi berat jenis, makin kental
zat cair tersebut. Berat jenis air adalah 1 dan berat jenis asam sulfat
adalah 1,835. Dengan campuran 36% asam dan 64% air, maka berat jenis
larutan elektrolit pada baterai sekitar 1,270.



Saya sudah mendownload gambarnya
BalasHapus