PELEPASAN DAN /PENGUJIAN PEMERIKSAAN SUSPENSI DEPAN SEPEDA MOTOR
Langkah-langkah membuka suspensi depan
- Persiapkan motor:
- Posisikan motor dengan stabil menggunakan standar tengah atau paddock agar tidak bergerak.
- Lepaskan roda depan:
- Gunakan kunci sok atau ring (biasanya ukuran 17 dan 19) untuk membuka mur as roda.
- Lepaskan roda depan secara perlahan dari suspensi.
- Kendurkan baut penjepit:
- Cari dan kendurkan baut penjepit (baut klem) yang mengunci tabung suspensi di bagian segitiga atas dan bawah.
- Biasanya menggunakan kunci ring ukuran 14.
- Lepas baut soket garpu:
- Pastikan motor dalam posisi yang stabil, dan tahan tabung suspensi.
- Gunakan hex wrench (kunci L) untuk melepas baut soket garpu di bagian bawah tabung suspensi.
- Keluarkan suspensi:
- Setelah semua baut terlepas, tarik tabung suspensi ke bawah untuk mengeluarkannya.
- Anda mungkin perlu menggerakkan steering yoke ke atas dan ke bawah agar tabung suspensi bisa terlepas sepenuhnya
PENGUJIAN SUSPENSI
1. Tes tekan
- Fungsi: Menguji kelenturan dan kemampuan suspensi untuk meredam guncangan.
- Cara melakukan:
- Tekan bagian setang ke bawah secara kuat dan lepaskan. Perhatikan apakah suspensi kembali ke posisi semula dengan lembut dan lancar.
- Jika motor memantul terlalu keras atau terasa berat, suspensi mungkin sudah tidak prima.
2. Cek fisik
- Fungsi: Memeriksa kondisi fisik komponen suspensi.
- Cara melakukan:
- Bersihkan tabung suspensi (inner tube) hingga bersih.
- Periksa apakah ada tanda-tanda keausan fisik seperti goresan, kerusakan, atau kebengkokan pada tabung garpu dan komponen lainnya.
- Periksa kondisi baut dan pengait, pastikan semua terpasang kencang.
3. Cek kebocoran
- Fungsi: Mendeteksi kebocoran oli yang dapat mengurangi kinerja suspensi.
- Cara melakukan:
- Perhatikan tabung suspensi, apakah ada bagian yang terlihat basah atau lembap akibat kebocoran oli.
- Jika ditemukan, kemungkinan terjadi kerusakan pada seal (peredam oli).
Tanda-tanda suspensi rusak
- Getaran yang meningkat saat melewati jalan tidak rata.
- Bunyi-bunyi tidak normal seperti jeduk atau berdecit saat melewati lubang.
- Terasa lebih keras atau tidak nyaman saat berkendara.
- Pengendalian motor terasa kurang stabil atau limbung saat menikun
Daffa venom
BalasHapuskiw
BalasHapusDenis Marpin
BalasHapus👍🏻
BalasHapus🔥🔥🔥
BalasHapusM BAHAR BAIKHAQI
BalasHapusfano
BalasHapusSedang menulis
BalasHapusalan mbi akun sn komen absen pak
BalasHapusAnanda okta sudah
BalasHapusShobahul khasan raditya sudah selesai
BalasHapusahnaf
BalasHapusfebryansyah putra m
BalasHapusHalooooooo
BalasHapusAFIF ARRAFI
BalasHapusAldi sudah menulis
BalasHapusakmallllllllllll bakol petek
BalasHapusm zurul akmal
BalasHapusBAYU ALAN S
BalasHapusalfin belum makan
BalasHapusVerdong sudah menulis
BalasHapusdani amir
BalasHapusravi hadirr
BalasHapusCandra Ardiansyah sudah
BalasHapussudah dong
BalasHapusgalih tahta
BalasHapusnaufal hanan ghufron
BalasHapusridho Ade Ardiansyah
BalasHapusMuhammad edu Prasetyo
BalasHapusselesai
BalasHapusBeril haderrrrrrrrrrr
BalasHapusAri Efendi
BalasHapushadeerr
BalasHapusalif maulana
BalasHapusegi setiawan
BalasHapusRifki Candra
BalasHapusRafa septa
Susah mereka